6 Cara Untuk Mempertahankan Motivasi Diri

6 Cara Untuk Mempertahankan Motivasi Diri

6 Cara Untuk Mempertahankan Motivasi Diri

Apakah anda pernah merasa sulit untuk mencapai tujuan atau cita-cita? Meskipun anda berusaha dengan kemauan keras, namun seringkali belum berhasil. Kemauan tidaklah cukup, namun yang anda butuhkan adalah motivasi. Dengan demikian, anda tidak akan kehilangan energi di perjalanan, dan bahkan anda akan lebih menikmati hidup ini.

Berikut ini adalah 6 cara bagaimana membuat anda tetap termotivasi:

1. Gunakan waktu untuk mengerjakan hal yang anda sukai.

Jika anda mempunyai pilihan atas jenis pekerjaan di kantor, atau jurusan yang diambil pada saat kuliah, maka pilihlah sesuatu yang anda sukai. Memilih pekerjaan dengan gaji yang lebih tinggi, atau jurusan mata kuliah yang lebih bergengsi tidak akan membuat anda tetap termotivasi.

2. Mempunyai rasa bangga atas apa yang kamu kerjakan.

Peran apapun yang kita dapatkan dalam bekerja, meskipun terlihat kecil, namun semuanya sama pentingnya. Berbanggalah dengan apapun tugas yang kita terima. Dengan demikan kita akan menjadi termotivasi dan menjalankan tugas tsb dengan kemampuan terbaik.

3. Pikirkan tentang hasil atau imbalan yang akan dicapai.

 

Dalam dunia yang ideal, setiap tugas mempunyai hasil atau imbalan. Tentunya dalam kenyataannya tidaklah selalu demikian. Anda mungkin sedang menjalankan tugas-tugas kecil yang tidak menarik atau menyenangkan. Namun ingat bahwa dengan menyelesaikan tugas-tugas tsb maka anda akan lebih dekat ke tujuan akhir yang ingin dicapai.

Tetaplah fokus pada hasil akhir, apakah itu gelar sarjana pada akhir studi, atau uang yang akan anda dapatkan pada akhir masa menabung atau investasi. Mungkin anda bisa mencari gambar yang mewakili tujuan akhir ini, misalnya mobil yang akan anda beli atau pekerjaan yang akan anda dapatkan.

4. Gunakan imbalan dengan bijaksana.

Banyak orang memotivasi diri dengan imbalan-imbalan kecil seperti: setelah saya selesai menjawab email-email ini, maka saya akan makan es krim coklat. Cara seperti ini memang bisa membantu, tapi jika terlalu sering digunakan, maka anda akan fokus pada imbalan-imbalan tsb daripada motivasi alami lainnya.

Pikirkan tentang imbalan terselubung yang ada dalam tugas tsb, misalnya: dengan menjawab email-email tsb, maka banyak pelanggan akan senang karena masalah-masalah telah terjawab.

5. Belajarlah sesuatu yang baru.

Manusia adalah pelajar alami, sehingga kita terus dapat bertahan hidup. Belajar tidak hanya untuk anak-anak kecil maupun anak sekolah, namun sesuatu yang terus kita lakukan selama kita hidup. Jika anda pernah mengalami kesulitan mempelajari sesuatu alat yang baru, dan kemudian menemukan caranya, maka anda akan tau betapa senangnya dapat mempelajari sesuatu yang baru tsb. Jika ada hal-hal yang membuat anda down, apakah itu dikarenakan anda tidak percaya diri? Mungkin anda tidak suka memasak, menulis, berolahraga, dll, semua dikarenakan anda kesulitan melakukannya. Jadi mencoba mempelajari hal-hal tsb dapat meningkatkan motivasi anda.

6. Fokus dengan pekerjaan anda.

Mungkin anda termotivasi untuk melakukan satu tugas, namun perhatian anda terpecah setelah 5 menit saja, dan anda akan mulai kesulitan untuk mempertahankan motivasi itu. Setiap anda berpindah pada hal-hal lain (melihat facebook atau handphone), konsentrasi anda akan buyar.

Fokuslah pada satu hal dalam satu waktu, bahkan jika anda harus mematikan koneksi internet anda. Jika anda terus berhenti dan memulai tugas tsb, maka tugas itu seakan tidak pernah berakhir.

Tetap semangat!

xfanzexpo

Penulis adalah mantan anak kuliahan jurusan programer yang ga bisa bikin program. Kerjaannya cuman main facebook dan suka menulis artikel yang ga jelas fungsinya buat apaan...